Jangan Tembak Burung Kami…

Ini sedikit lamunan mengingat saat pulang kampung dan meyempatkan main ke rumah kakak perempuan saya di Bukti, jalur ke daerah kakak saya melewati sebuah banjar dengan nama tingas, masuk ke dalam lewat jalur kecil saat di simpang jalan saya terkejut…

bukan karena ada hantu, mobil, didepan atau gadis cantik di samping, tetapi sebuah papan dengan ukuran 50 cm x 50 cm bertuliskan ” Dilarang Berburu Burung di Area ini, burung di lindungi oleh banjar ini” di kampung, yang jau dari kota, jauh dari media koran, internet tapi penduduknya sadar akan alam, dan di sekeliling sana pohon besar berjejer, sejuk dan ridang. Apa sudah terbalik di kampung lebih sadar dari orang kota akan ke adaan alam. Coba semua orang kampung, orang kota, orang pejabat, orang semua orang dah sadar akan kelestarian alam tidak menembak sembarang burung, menebang pohon tidak buang sampah se enaknya, mungkin badai, gelomabang tinggi, banjir, tanah longsor tidak ada di bumi tercinta ini.

Marilah kita mulai berbenah diri biarkan kacau burung, lambaian pohon, dan idahnya pegunungan menghiasi setiap langkah kita….

Bravo anak kampung.

Satu Tanggapan

  1. Wah seru juga,….tuh saya pilih koneksi intenet aja deh…bravo anak kampung

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.